Tempat Wisata Dekat Malioboro Yogyakarta yang Tak Boleh Dilupakan
Tempat Wisata Dekat Malioboro Yogyakarta yang Tak Boleh Dilupakan

Tempat Wisata Dekat Malioboro Yogyakarta yang Tak Boleh Dilupakan

Diposting pada

Membahas kota Jogja memang tak ada habisnya baik dari penduduknya, makanan khas hingga tempat wisatanya. Banyak sekali orang yang ingin datang dan berkunjung ke kota ini.

Kota Jogjakarta atau Yogyakarta yang dalam bahasa Jawa diartikan Kutha Ngayogyakarta, merupakan ibu kota dan pusat dari pemerintahan Daerah Istimewa Yogyakarta di Indonesia. Kota Jogja sendiri menjadi tempat kediaman bagi Sultan Hamengkubuwono dan Adipati Paku Alam.

Nama Jogjakarta atau Yogyakarta diambil dari dua kata yakni Ayogya atau Ayodhya yang memiliki arti kedamaian dan karta yang artinya adalah baik.

Jogja menjadi salah satu kota terbesar yang ada Indonesia.  Kota ini juga menjadi salah satu pusat pemerintahan terbesar pada masa kerajaan, dan salah satu kecamatannya pernah menjadi pusat Kesultanan Mataram. Tak heran apabila kota ini memiliki bekas peninggalan kerajaan yang cukup banyak ditemukan. Salah satu peninggalannya adalah candi Prambanan atau dikenal juga dengan candi Roro Jonggrang.

Selain wisata bersejarah jogja yang dapat dikunjungi, terdapat juga jalan Malioboro yang juga perlu untuk dikunjungi. Untuk dapat ke Jalan Malioboro ini akan melewati jalan di kota Jogja yang dilalui mulai dari Tugu Jogja hingga mencapai perempatan kantor Pos Jogja.

Tiga Jalan keseluruhan terdiri dari Jalan Margo Utomo, Jalan Malioboro, dan Jalan Margo Mulyo. Jalan ini menjadi garis imajiner Kraton Jogja.

Di sekitar Jalan Malioboro terdapat tempat – tempat wisata yang dapat dan wajib anda kunjungi. Kali ini kami akan memberikan dan merekomendasikan tempat wisata yang berada di sekitar Jalan Malioboro Jogja.

1 . KERATON JOGJA

Keraton Jogja atau Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat adalah istana resmi Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat. Keraton ini dibangun seiring perjanjian Giyati pada tahun 1775. Bangunan ini memiliki arsitektur khas Jawa yang sangat menarik dan memanjakan pandangan.

Arsitek yang merancang keindahan bangunan ini adalah Sri Sultan Hamengkubuwono I. Bila anda memasuki kawasan ini, anda akan dihadapkan pada alun – alun yang sangat luas dengan bangunan Joglo yang sangat unik dan indah.

Selain dimanjakan dengan keindahan bangunan, anda juga dapat mengunjungi bagian kuliner dengan berbagai macam menu khas Jogja yang dapat anda nikmati, sehingga anda tidak akan merasa kelaparan saat sedang berkunjung.

Ketika anda berkunjung ke Keraton Jogja, anda akan bertemu dengan Abdi Dalem dengan ciri khas Blankon nya. Para Abdi Dalem ini sangat ramah dan “Wellcome” terhadap pengunjung yang datang. Andapun bisa meminta mereka berfoto bersama sebagai kenang – kenangan.

Keraton Jogja seolah memiliki daya tarik yang sangat kuat, yang akan menarik pengunjung domestik maupun internasional untk datang berkunjung lagi dan lagi ke dalam Keraton ini.

2 . TUGU JOGJA

Nama lain dari Tugu Jogja adalah Tugu Golong GIlig atau Tugu Pal Putih. Sebagian besar masyarakat percaya bahwa tugu ini memiliki sejarah yang sangat panjang, sehingga tugu ini dianggap bukanlah tugu biasa.

Tugu ini menjadi ikon kota Jogja yang pernah dibangun oleh Pangeran Raden Mas Sujana atau yang lebih dikenal dengan Sri Sultan Hamengkubuwono I . Tugu ini digunakan untuk peringatan persatuan antara raja dengan rakyat sebagai bentuk perlawanan pada penjajahan Belanda pada masa itu.

Tugu Jogja sudah berdiri sejak tahun 1755 hingga saat ini. Tugu ini berbentuk bulat dan panjang serta dilengkapi dengan bola kecil dengan ujung yang lancip pada bagian atas tugunya.

  Rainbow Mountain Ala Indonesia, Kelabba Maja NTT yang Eksotis

Bila dari Keraton Jogja, dan anda melihat ke arah utara anda akan melihat Jalan Margo Utomo, Jalan Malioboro, dan Tugu Jogja akan membentuk sebuah garis lurus yang langsung mengarah ke arah gunung merapi. Tugu Jogja juga menjadi salah satu destinasi wisata Jogja yang paling wajib untuk dikunjungi.

3 . TITIK NOL KM JOGJA

Daerah perempatan dari kantor Pos besar menjadi titik nol kota Yogyakarta. Di daerah ini berdiri Gedung Agung, Benteng Vredeburg, Gedung BNI. Selain itu juga terdapat Monumen Batik dan Monumen Serangan Oemoem 1 Maret 1949.

Tempat ini menjadi tempat favorit bagi kaum muda untuk menghabiskan waktu bersama teman, keluarga atau pacar. Anda bisa menikmati indahnya kota Jogja pada sore hari, dengan duduk di bangku yang disediakan di titik nol ini. Anda juga akan ditemani alunan lagu dan musik yang lembut yang dibawakan oleh penyanyi jalanan yang ada.

Ada hal unik lain yang dapat dilakukan di titik nol kota Jogja. Terdapat sebuah tempat untuk meletakkan sebuah gembok yang dikenal dengan gembok cinta. Gembok yang bertuliskan nama anda dan pasangan, serta dapat anda kunci gembok cinta anda dan pasangan agar bisa langgeng hingga tua nanti.

4 . BENTENG VREDEBURG

Benteng Vredeburg merupakan benteng peninggalan jaman kolonial Belanda yang memiliki sejarah yang amat panjang. Benteng ini masih bertahan dan masih sangat kokoh hingga saat ini.

Benteng ini sudah berdiri dari tahun 1755. Benteng Vredeburg menjadi saksi  terselesaikannya perseteruan antara Susuhunan Pakubuwono III dengan Pangeran Mangkubumi, atas politik Belanda yang selalu ingin ikut campur dalam urusan raja – raja Jawa pada masa itu.

  Tempat Bermain Anak di Jakarta yang Mendidik tapi Tetap Menyenangkan

Saat ini Benteng Vredeburg difungsikan sebagai sebuah museum yang cukup besar dengan berisikan barang – barang peninggalan pada masa itu. Koleksi andalan yang terdapat pada museum tersebut diantaranya terdapat Diorama pelantikan Sudirman sebagai panglima besar TNI. Kemudian ada Minirama Kongres Boedi Utomo, mesin ketik Surjopranoto, tiga buah kendil yang pernah diguanakan Sudirman, dokumen soetomo dan bangku militer akademi.

Benteng ini juga menjadi ikon penting yang dapat dikunjungi.

  1. PASAR BERINGHARJO

Sangat disayangkan apabila lewat Jalan Malioboro tetapi tidak mengunjungi pasar Beringharjo. Pasar ini sudah menjadi pusat perekonomian terbesar yang ada di Jogja dari sejak jaman dulu.

Nama Beringharjo diambil dari kata Bering dan Harjo. Bering memiliki arti beringin, dan harjo memiliki arti kesejahteraan. Dulunya kawasan pasar ini berada di daerah hutan dengan banyak pohon – pohon beringin yang tumbuh di sekitarnya. Beringharjo memiliki filosofi lambang kebesaran dan pengayoman bagi semua orang.

Bermacam barang dagangan dapat ditemukan di pasar ini. Ada banyak barang yang bisa dibeli dari pasar ini seperti batik, jajanan pasar, pakaian, makanan khas Jogja, jamu tradisional, serta mata uang kuno.

Pastikan bila anda berkunjung ke kota Jogja, anda tidak lupa untuk membeli oleh -oleh dari pasar Beringharjo. Selain banyak barang yang bisa dibeli, harga yang ditawarkan juga dapat dijangkau.

Tentu masih terdapat  tempat wisata lain yang ada di sekitar Jalan Maliboro dan yang ada di dalam kota Jogja sendiri. Jadi jangan lupa anda wajib untuk mengunjungi setiap tempat wisata yang ada di tempat ini, karena akan membuat anda untuk selalu ingin datang ke kota Jogja .

Terimakasih karena telah memilih website ini dan menyempatkan waktu untuk membaca artikel tentang Tempat Wisata Dekat Malioboro Yogyakarta yang Tak Boleh Dilupakan, anda berada dipenghujung halaman pada artikel ini, jangan lupa untuk kembali ke website FittingReality.com agar mendapatkan wawasan, pengetahuan atau informasi dari artikel terbaru. Sebarkan postingan ini kepada kerabat anda supaya mereka juga dapat membacanya, semoga bermanfaat.